6 Peraturan Dalam Permainan Sepak Bola

6 Peraturan Dalam Permainan Sepak Bola, Salah satunya olahraga terpopuler di dunia ialah sepak bola. Dia diperlombakan di beberapa tingkat laga, dan dimainkan oleh kelompok masyarakat dari beragam umur. Arah permainan sepak bola ialah menyarangkan bola ke gawang musuh, sekalian menjaga gawang sendiri supaya tidak kecolongan. Tiap pemain bisa manfaatkan semua anggota badannya, terkecuali lengan dan tangan. Cuman kiper yang bisa memakai lengan atau tangannya untuk tangkap bola di tempat gawang.

Permainan sepak bola dimainkan beregu oleh 2 team yang sama-sama bersaing. Team yang terbanyak menjebol gawang rivalnya akan dipilih sebagai juara.

Umumnya, ada 22 pemain yang bertanding dalam sebuah laga sepak bola, atau tiap team mempunyai 11 pemain. Beberapa pemain itu mempunyai status dan peranan berbeda, seperti penjaga gawang (kiper), 3 atau 4 bek (pemain bertahan), 3, 4 atau 5 pemain tengah (pemain tengah), sampai 1, 2, atau 3 striker (pemain depan). Meski begitu, ada pengecualian dalam keadaan tertentu, hingga sebuah regu bisa jadi bertanding dalam jumlah pemain kurang dari 11. Misalkan, karena ada pemain yang dikeluarkan dari lapangan karena terima kartu merah. Tetapi, merujuk pada IFAB Laws of The Games 2020/2021 (hlm. 48), laga tidak bisa diteruskan, bila salah satunya team mempunyai kurang dari 7 pemain. Karenanya, jika dalam sebuah laga ada team yang terima 5 kartu merah, automatis pertandingan disetop dan laga dipandang usai. Tetapi, bila pemain sebuah team yang ditendang oleh wasit cuman 4, hingga masih sisa 7 pemain lain, pertandingan bisa diteruskan. Ketentuan permainan sepak bola diputuskan oleh Dewan Federasi Sepak Bola Internasional (International Football Association Board/IFAB). Ketentuan itu dikerjakan oleh organisasi sah sepak bola di dunia, yaitu FIFA, dan dipatuhi juga oleh liga tingkat nasional. Di Indonesia, organisasi sah yang memayungi olahraga sepak bola ialah PSSI (Persatuan Sepak Bola Semua Indonesia).

Peraturan dalam Permainan Sepak Bola

Supaya permainan sepak bola lancar, adil, teratur, dan terbebas dari manipulasi, ke-2  team harus patuhi peraturan dan ketentuan permainan sepak bola. Berikut beberapa ketentuan permainan sepak bola, seperti diambil dari buku Team Kesebelasan Sepak Bola (2017) yang dicatat Aris Priyanto.

1. Aturan Lama Permainan

Lama normal permainan sepak bola wajarnya ialah 2×45 menit. Durasi waktu istirahat ialah 10 menit antara ke-2  set. Bila score ke-2  team masih seri, akan diselenggarakan waktu perpanjangan 2×15 menit. Jika dalam durasi waktu tambahan itu score permainan tetap sama, wasit akan melangsungkan beradu penalti di antara ke-2  team sampai salah satunya team cetak gol semakin banyak.

2. Aturan Mencetak Gol

Team yang cetak gol terbanyak dipastikan sebagai team juara. Gol baru dipastikan syah jika bola melalui garis gawang dengan sepakan atau tandukan kepala, bukan lemparan atau pukulan tangan.

3. Kickoff

Laga sepak bola diawali dengan kickoff lewat team yang dipilih. Ketentuan kickoff ini diambil dengan berganti-gantian di set pertama dan set ke-2 . Kickoff dilaksanakan 2x, yakni saat mengawali set pertama dan set ke-2 .

4. Offside

Offside sebagai ketentuan yang larang pemain ada di belakang pemain bertahan paling akhir, khususnya saat bola dioperkan ke arahnya oleh rekan segrup. Ketentuan offside ini menuntut pemain memakai strategi dan pergerakan cerdas saat bermain bola. Dengan begitu, team jangan biarkan satu atau dua pemain penyerangnya diam dekat gawang musuh dan menanti dengan pasif bola dioperkan padanya.

Kendati demikian, peraturan offside tidak berlaku untuk tiga jenis operan, yakni: Lemparan ke dalam; Tendangan sudut; Tendangan ke arah gawang.

5. Lemparan ke Dalam atau Throw-in

Saat bola keluar garis samping lapangan, bakal ada lemparan ke atau throw-in. Team yang mendapat throw-in ialah team yang tidak sentuh bola paling akhir saat sebelum melalui garis. Ada 2 ketetapan berkaitan dengan lakukan throw-in atau lemparan ke di sepak bola. Pertama, pemain ambil ancang-ancang melemparkan bola. Selanjutnya, dia melemparkankannya dengan status bola melalui garis. Ke-2 , pemain menggenggam bola memakai dengan ke-2  tangan, dengan tempat awal dari arah belakang kepala. Lantas, pemain melemparkan bola menggunakan ke-2  tangan, dengan arah di atas kepala.

6. Kartu Kuning

Saat pemain bola bertindak tertentu, wasit akan memberi kartu kuning sebagai pertanda peringatan. Jika seorang pemain mendapat dua kartu kuning, wasit akan memberi kartu merah. Bila mendapatkan kartu merah, pemain itu harus keluar laga. Pemain sepak bola akan dijatuhi hukuman dengan kartu kuning bila lakukan beberapa hal seperti berikut:

  • Pemain yang melakukan tindakan berbahaya, misalnya, pemain menendang bola dengan posisi kaki terlalu tinggi sehingga berada di dekat kepala pemain lawan.
  • Menjegal secara ilegal tergolong pelanggaran kartu kuning. Contoh penjegalan terlarang ini dilakukan ketika pemain menghadang lawan meskipun dia tidak mungkin bisa merebut bola.
  • Menjegal atau menjatuhkan kiper di area gawang. Kartu kuning juga diberikan kepada kiper yang memegang bola hasil operan teman setimnya.
  • Jika pemain membahayakan kondisi kiper lawan, ia akan diberi kartu kuning oleh wasit. Misalnya, melakukan gerakan berbahaya seperti menabrak kiper di dalam kotak penalti.
  • Kiper melangkah lebih dari empat kali ketika menguasai bola juga akan dikenakan kartu kuning.
  • Sengaja membuang waktu di sisa waktu pertandingan demi memperoleh kemenangan akan dikenakan kartu kuning.

Be the first to reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *